Kamis, 05 Februari 2015

MAKALAH PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

MAKALAH PANCASILA 
SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pemahaman tentang makna dan konsep Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sangat wajib bagi setiap warga negara sebelum menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai dasar negara merupakan dasar dalam mengatur penyelenggaraan negara di segala bidang, baik bidang ideologi, politik, ekonomi dan sosial budaya. Era global menuntut kesiapan segenap komponen bangsa untuk mengambil peranan sehingga dampak negatif yang kemungkinan muncul dapat segera diantisipasi.
Pancasila dalam kedudukannya sebagai ideologi negara diharapkan mampu menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan zaman di era globalisasi ini. Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya di kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi mencerminkan cara berpikir masyarakat, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-cita.

B.     Tujuan
Adapun tujuan-tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.      Mengetahui pengertian Pancasila
2.      Mengetahui pengertian ideologi
3.      Mengetahui pengertian ideologi terbuka
4.      Dapat mendiskripsikan Pancasila sebagai ideologi terbuka
C.    Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian dari Pancasila?
2.      Apa pengertian dari ideologi?
3.      Apa pengertian dari ideologi terbuka?
4.      Apa pengertian Pancasila sebagai ideologi terbuka?

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pancasila
Istilah pancasila yang kita kenal sejak sebelum Indonesia merdeka dan yang saat ini telah resmi menjadi ideologi negara kita pada awalnya disadur dari bahasa India yakni bahasa Sansekerta (bahasa dari kelompok kasta Brahmana) yang dalam bahasa rakyat jelata disebut prakerta.
Pengertian pancasila dapat dibahasakan menurut asal-usulnya berasal dari kata panca yang berarti lima dan syila yang menggunakan “i” biasa berarti alas atau dasar sedang yang menggunakan “y” berarti peraturan tingkah laku yang penting atau baik. Dengan demikian, Pancasila berarti lima dasar atau lima alas (consisting of five rocks, aus funf felsen bestehen).
Kemudian pengertian pancasila dikukuhkan pada tanggal 18 agustus 1945 sebagai dasar negara dalam sidang PPKI yang isi sidang tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Mengangkat presiden Soekarno sebagai presiden RI dan M. Hatta sebagai wakilnya.
2.      Mengesahkan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia dan UUD 1945 sebagai sumber perundangan RI.
3.      Membentuk KNIP yang kemudian berubah saat ini menjadi MPR.
B.     Ideologi
Ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu eidos/idein yang artinya bentuk atau melihat dan logia yang artinya kata atau ajaran. Jadi, ideologi adalah ilmu tentang gagasan, cita-cita dan buah pikiran.
Ideologi juga diartikan sebagai gagasan, cita-cita dan nilai dasar yang membentuk sistem nilai yang internal dan mendasar sebagai pencerminan pandangan hidup suatu bangsa.
Ciri-ciri ideologi adalah sebagai berikut.
1.      Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan.
2.      Mewujudkan suatu asas kerohanian, pandangan dunia, pandangan hidup, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara diamalkan dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.
C.    Ideologi Terbuka
Ciri-ciri ideologi terbuka adalah sebagai berikut.
1.      Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.      Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
3.      Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
4.      Bersifat dinamis dan reformis.
Ciri khas ideologi terbuka adalah cita-cita dasar yang ingin diwujudkan masyarakat bukan berasal dari luar masyarakat atau dipaksakan dari elit penguasa tertentu.
Terbuka kepada perubahan-perubahan yang datang dari luar tetapi memiliki kebebasan dan integritas untuk menentukan manakah nilai-nilai dari luar yang mempengaruhi dan mengubah nilai-nilai dasar yang selama ini sudah ada dan manakah yang tidak boleh berubah.
Jadi, ideologi terbuka adalah suatu pandangan, gagasan atau konsep dengan suatu sistem pemikiran terbuka yang tidak dipaksakan.
D.    Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Pancasila mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan masyarakat tanpa merubah nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Ideologi Pancasila senantiasa merupakan wahana bagi tercapainya tujuan bangsa.
Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki 3 nilai, yakni sebagai berikut.
1.      Nilai dasar, yaitu nilai yang bersifat universal dan relatif tetap. Nilai-nilai dasar ini terkandung dalam sila-sila Pancasila.
2.      Nilai instrumental, yaitu nilai yang menjadi pedoman pelaksanaan dari nilai dasar. Nilai-nilai instrumental dapat ditemukan dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar yang merupakan penjabaran dari Pancasila.
3.      Nila fraksis, yaitu penjabaran lebih lanjut dari nilai instrumental dalam kehidupan yang lebih nyata. Dengan demikian, nilai fraksis merupakan pelaksanaan secara nyata dari nilai-nilai di atas.

BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa Pancasila mempunyai arti sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila mempunyai nilai-nilai positif bagi kehidupan kita.
Di samping itu, banyak langkah-langkah yang harus kita ambil untuk menjalankan atau menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia yang menghargai ideologi negaranya.
B.     Saran
Berdasarkan uraian di atas, kiranya kita dapat menyadari bahwa Pancasila merupakan falsafah Republik Indonesia. Kita harus menjunjung tinggi dan mengamalkan nilai-nilai dari sila-sila Pancasila dengan penuh rasa tanggung jawab, dan seharusnya kita sebagai pemuda penerus bangsa harus lebih menghargai dan melestarikan nilai-nilai tersebut agar Pancasila dapat ditegakkan sampai kapanpun.
DAFTAR PUSTAKA
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/pendidikan-pancasila/pancasila-sebagai-sistem-etika

sumber
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar